Manfaat minum madu saat sahur

Apa jus utama Anda saat fajar? Teh, susu, kopi, atau air adalah beberapa jenis minuman yang sering menjadi pendamping makan saat sahur. Namun, ada beberapa orang yang memilih minum madu saat sahur. Atau minum langsung atau dicampur dengan air panas atau teh.

Kedua cara minum madu itu baik, dan tentu saja mereka bisa memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh saat puasa. Sesuatu, eh? Lihat ulasan lengkapnya di sini.

Manfaat minum madu saat sahur

1. Meningkatkan energi tubuh

berolahraga selama puasa

Selama puasa, tubuh dituntut untuk menahan lapar dan haus. Ditambah dengan kepadatan aktivitas yang bisa Anda jalani, memaksa tubuh Anda untuk bekerja lebih keras untuk menyediakan energi sebagai pendukung untuk semua aktivitas Anda.

Nah, selain memuaskan kebutuhan energi tubuh Anda dengan makanan sehat dan bergizi, Anda juga bisa minum madu saat sahur untuk mengoptimalkan energi di awal hari.

Menurut National Institute of Health, minum madu saat sahur sebanyak sendok setara dengan mengonsumsi 17 gram karbohidrat. Inilah sebabnya mengapa madu dapat menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk meningkatkan kebutuhan energi.

Ini karena madu mengandung sejumlah gula alami seperti fruktosa, maltosa, glukosa, dan sukrosa. Ketika memasuki tubuh, konten akan diubah menjadi kalori, yang dapat digunakan untuk meningkatkan energi tubuh selama aktivitas puasa.
2. Sebagai pengganti gula

asupan gula

Anda bisa lebih sering mengonsumsi berbagai jenis makanan manis selama bulan puasa. Karena saat sahur dan berbuka puasa, minuman dan makanan manis sering disajikan untuk meningkatkan produksi energi dalam tubuh.

Gula yang dicampur dalam makanan dan minuman memang bisa menambah kalori, ternyata tidak memberikan nutrisi bagi tubuh. Sering kali, Anda dapat mencoba alternatif lain seperti madu.

Madu tidak hanya akan memberikan hidangan rasa manis dan lezat, tetapi juga akan mengurangi efek negatif yang disebabkan oleh konsumsi gula yang berlebihan. Meski begitu, penting bagi Anda untuk mengawasi batas optimal konsumsi madu.
3. Mencegah peningkatan asam lambung

jika asam lambung meningkat secara genetik

Bagi Anda yang menderita refluks asam lambung atau GERD, bulan puasa bisa menjadi tantangan bagi Anda. Ya, karena Anda akan sangat berhati-hati dalam mengatur pola makan untuk menghindari peningkatan asam lambung selama puasa.

Selain memilih jenis makanan dan menerapkan diet teratur, menambahkan madu ke daftar minuman saat fajar juga dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh Anda.

Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa madu dapat mencegah peningkatan asam lambung, memberikan perlindungan pada kerongkongan (kerongkongan) dan ke perut. Karena itu, madu dapat membantu mengurangi risiko GERD yang dapat menyebabkan peradangan dan rasa sakit di perut, dilaporkan oleh Medical News Today.
4. Kurangi kadar trigliserida

lemak paha

Setelah kelaparan dan haus sepanjang hari, banyak orang menjadi bingung ketika mereka makan dan minum ketika mereka berbuka puasa. Itu sebabnya, tidak jarang mereka yang memilih makan semua jenis makanan tanpa berpikir panjang tentang dampak kesehatan yang ditimbulkan.

Alih-alih memuaskan kecukupan nutrisi dalam tubuh, makan dalam jumlah besar tanpa memikirkan efeknya justru dapat menjadi bumerang terhadap kesehatan, salah satunya dapat memicu peningkatan kadar trigliserida dalam tubuh. Apalagi jika Anda penggemar makan makanan berlemak.

Peningkatan kadar trigliserida tidak dapat dianggap remeh karena dapat menyebabkan diabetes dan penyakit jantung. Secara univokal, penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Medicinal Food menunjukkan bahwa ada hubungan antara minum madu secara teratur dengan penurunan kadar trigliserida.
5. Meredakan gejala flu dan batuk

puasa saat flu selama puasa

Berbagai kegiatan yang dilakukan, disertai dengan kurangnya menjaga kesehatan tubuh, dapat mengurangi sistem kekebalan tubuh. Akhirnya, kondisi ini dapat menyebabkan berbagai penyakit, salah satunya adalah flu dan batuk.

Jangan khawatir, jika kondisi menyerang tubuh saat puasa. Alasannya, sebuah penelitian menyatakan bahwa madu bekerja efektif dalam mengurangi batuk di malam hari, sementara mampu meningkatkan kualitas tidur bahkan mirip dengan obat batuk yang mengandung dekstrometorfan dan diphenhydramine (antihistamin).

Dengan minum madu secara teratur pada waktu fajar atau berbuka puasa, secara perlahan dapat mengobati batuk dan pilek.

Baca juga: